RAMADHAN BERSANDING DENGAN COVID-19

Tantangan bulan Ramadhan dengan Virus covid 19 - Ramadhan tahun ini mungkin bisa sangat berbeda dengan ramadhan-ramadhan yang telah saya lalui. Perbedaan ini sudah sangat terasa walaupun masih 1 bulan sejak saya menulis artikel ini. Hal yang membuat tidak biasa sehingga saya kurang nyaman adalah tidak adanya akses untuk pulang kampung selama covid-19 belum reda. Pada beberapa daerah tidak memperkenankan seseorangan untuk keluar masuk selama penanganan penyebaran covid-19. Walau dibilang masih sementara akan tetapi tekanan ini sudah terasa, rasa ingin kumpul keluarga saat ramadhan terancam tidak terjadi untuk tahun ini.

Tantangan bulan Ramadhan dengan Virus covid 19
#RamadhanCovid19hilang

Sebagai warga negara Indonesia yang baik tentunya kita harus mengikuti aturan tersebut. Terlebih bisa saja nanti saat bulan Ramadhan sudah tiba kemungkinan ibadah berjamaah di masjid juga sementara tidak di adakan karena penyebaran virus covid-19. Sekarang baru beberapa masjid sudah menerapkan untuk tidak melaksanakan sholat jum'at bersama dan diganti sholat dzuhur di rumah masing-masing. Hal tersebut mungkin akan terjadi pada bulan suci Ramadhan nanti. Walaupun sedikit kurang nikmat, namun jika untuk sebuah kebaikan bersama tentunya kita jangan egois dan lebih baik mengikuti saran pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus tersebut.

Banyak alasan untuk tetap menjalankan ibadah berjamaah di masjid, namun 1 alasan untuk kebaikan bersama saya kira Allah SWT pasti lebih tahu tentang mana yang seharusnya lebih utama. Karena ibadah tersebut (terawih) bisa dilaksanakan di rumah masing-masing. Hal ini bisa kita manfaatkan supaya diri kita bisa lebih intropeksi diri, apakah diri ini sudah layak untuk menghadap kepada Allah SWT, apakah diri yang banyak khilaf ini memang sudah bisa menjadi manusia yang baik di dunia yang sesaat ini ?.

Masih banyak hal-hal yang perlu saya perbaiki dan semoga pada momen Ramadhan nanti kita semua bisa bertemu kembali dengan keluarga dan suasana tanpa covid-19. Saya yakin harapan ini akan terjadi dan tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya. InsyaAllah kalau kita yakin pasti Allah SWT akan memberikan solusi dari masalah ini secepatnya.

Sampai detik ini jumlah pasien yang positif covid 19 di Indonesia ada 1 ribuan lebih dan jumlah yang meninggal ada 80 an orang lebih. Untuk negara yang tingkat kematiannya tertinggi ada di Italia dengan jumlah 8 ribuan dan untuk kasus terbanyak ada di Amerika Serikat dengan jumlah 85 ribuan lebih kasus covid-19.

Semoga badai virus covid 19 segera berlalu dan semua sektor dalam negeri tercinta ini dapat pulih dan berkembang kembali. 
Maslikhah
Maslikhah Seorang ibu rumah tangga yang memberikan informasi pendidikan dari sumber-sumber website terakurat

No comments for "RAMADHAN BERSANDING DENGAN COVID-19"