CONTOH SOAL ASESMEN DIAGNOSTIK KOGNITIF BAHASA INDONESIA

Berikut Contoh Soal Asesmen Diagnostik Kognitif Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA - Hai sobat bermanfaat, kali ini admin akan membahas tentang asesmen wajib (saya kira wajib karena ini kepentingan pembelajaran), jadi asesmen ini bisa dilakukan setiap di awal pembelajaran guna mengetahui kemampuan peserta didik dalam mengetahui materi yang akan di bahas.

Mungkin hal ini biasa Bapak dan Ibu temui saat kegiatan Workshop atau In House Training, yang dimana ada formulir Test yang di sebut Post Test dan Pre Test. Nah hal itu juga sama namanya asesmen Bapak dan Ibu Guru. Mungkin sudah biasa bagi beberapa Guru di setiap satuan pendidikannya yang membuat administrasi tersebut. Namun tidak sedikit pula yang tidak pernah membuatnya. 

Berdasarkan hal tersebut yuk kita bahas tentang asesmen diagnostik kognitif kelas X mata pelajaran bahasa Indonesia. Mungkin sebelum kita bahas terlebih rinci kita harus siapkan langkah-langkahnya ya Bapak dan Ibu Guru.

Langkah - Langkah Membuat Asesmen Diagnostik Kognitif
  1. Sesuaikan asesmen diagnostik kognitif dengan materi apa saja yang akan dibahas dalam fase E untuk kelas X SMA
  2. Tentukan jadwal pelaksanaan asesmen di dalam (Prota, Promes dll)
  3. Susunlah soal asesmen secukupnya, jangan terlalu banyak, misalnya 10 Soal dengan rincian soal cukup untuk mencakup materi yang akan di bahas pada fase ini.
  4. Rekap semua hasil dengan excel dan format grafik agar mudah dianalisis
  5. Apabila Bapak dan Ibu guru ingin praktis bisa manfaat Google Form agar analisis sudah otomatis.
Tindak Lanjut Asesmen Diagnostik Kognitif
  1. Mengolah hasil asesmen yang telah diberikan.
  2. Membagi siswa berdasarkan nilai ke dalam 3 kategori yaitu, “Memahami”, “Paham sebagian”, dan “Tidak paham.”
  3. Hitung rata-rata kelas. Jika siswa mendapatkan nilai rata-rata kelas, maka mereka akan mengikuti pembelajaran sesuai fasenya. Siswa yang mendapat nilai di bawah rata-rata akan mengikuti pembelajaran khusus atau pendampingan pada kompetensi yang belum terpenuhi. Sedangkan siswa dengan nilai di atas rata-rata akan mengikuti pembelajaran dengan pengayaan.
  4. Melakukan penilaian pembelajaran topik yang sudah diajarkan sebelum memulai topik  pembelajaran baru. Hal ini penting untuk menyesuaikan pembelajaran yang sesuai dengan rata-rata kemampuan  siswa.
  5. Mengulang proses yang sama di setiap awal pembelajaran untuk melakukan adaptasi materi pembelajaran sesuai tingkat kemampuan siswa.
Oke lanjut ke pembahasan materi inti tentang asesmen diagnostik kognitif mata pelajaran bahasa indonesia.

Contoh Asesmen Diagnostik Kognitif Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

1. Cermati paragraf di bawah ini!

Perjuangan para tenaga medis dalam melayani pasien covid-19 menuai beribu pujian dan acungan jempol. Banyak kisah duka dalam merawat pasien covid-19. Mereka adalah pejuang di garda terdepan yang siap melayani pasien. Namun, kerja keras mereka belum usai karena sampai sekarang para ilmuan belum menemukan vaksin yang dapat melumpuhkan covid-19. Berada di rumah sakit sepanjang hari dan terkadang sampai menginap di rumah sakit adalah hal yang sudah biasa dilakukan. Dokter, perawat, dan staf rumah sakit lainnya tidak bisa pulang ke rumah karena khawatir akan membawa bibit penyakit atau virus corona kepada para keluarga.

Gagasan pokok yang terkandung dalam paragraf tersebut adalah…

A. Para tenaga medis dan para ilmuan masih meneliti vaksin untuk melumpuhkan covid-19.
B. Para dokter yang memberikan jiwa dan raga untuk melaksakan kewajiban sebagai seorang dokter dan perawat.
C. Perjuangan para tenaga medis dalam melayani pasien covid-19 yang pantang putus asa.
D. Ketakutan para tenaga medis yang awalnya menghantui mereka lambat laun menjadi kekuatan.
E. Dokter adalah pejuang di garda terdepan yang siap melayani pasienpositif corona.

2. Cermati penggalan cerpen di bawah ini!

Dari kejauhan sudah terlihat ganas dan menyeramkan. Semua orang tunduk dan takut ketika melihat dia datang. Dia adalah Raden Fatih yang agung berasal dari Kerajaan Angin, anak dari seorang raja. Siang hari biasanya dia keliling kampung untuk meminta pajak kepada para petani dan pedagang. Sudah banyak warga yang terkena amukan para pengawalnya. Jika warga menolak untuk memberikan upeti. Kejayaannya terus berlangsung hingga pada suatu hari kerajaannya diserang dan dikalahkan oleh Kerajaan Langit. Sesaat setelah keributan terjadi Raden Fatih yang tergulai lemas meminta pertolongan tetapi tidak satu orang pun menolongnya.

Amanat yang terkandung dalam penggalan cerpen tersebut adalah…

A. Janganlah berperilaku seenaknya dan kejam jika menjadi raja.
B. Jangan membiarkan seseorang yang sedang tergulai lemas.
C. Hindarilah kekerasan dan penyerangan dalam sebuah kerajaan.
D. Sebagai seorang anak raja janganlah berperilaku buruk dan kejam.
E. Hindarilah perilaku jahat dan kejam kepada kerajaan yang lainnya.

3. Bacalah penggalan cerpen di bawah ini. Cermati kalimat langsung kemudian jodohkanlah dengan majas yang tepat!

a. Toni dan Tedi adalah kakak beradik. Mereka tumbuh besar bersama, tetapi Toni tidak seperti Tedi yang rajin sekolah. Suatu hari Toni melakukan kesalahan dan membuat ayahnya marah besar. Seketika Toni pun lari. Ayahnya berteriak “Toni… walaupun kau lari secepat kilat tetapi aku masih bisa mengejarmu”. Akhirnya Toni tertangkap, karena ayahnya mengejar menggunakan kendara bermotor.

b. Pagi itu bu Mira semangat masuk ke kelas X Mipa 6 karena akan ada ulangan bahasa Indonesia. Bu Mira pun sampai di kelas X Mipa 6. Ulangan akan segera dimulai dan buku catatan siswa dikumpulkan. Ketika memeriksa buku siswa bu Mia kesulitan membaca buku Jono. Bu Mia mengatakan “Jon, bagus sekali tulisanmu sampai ibu tidak bisa membacanya”. Akhirnya Jono belajar menulis bersama bu Mia.

c. Diana anak yang jarang bergaul dengan teman yang lain. Kesenangannya hanya membaca buku. Diana tidak memperhatikan penampilannya. Pada suatu hari Diana belajar untuk tampil rapi dan cantik karena ingin mengikuti ajang Mojang Jajaka di sekolahnya. Mendengar kabar tersebut Rosa langsung berkata “Diana anak kutu buku itu mengikuti ajang Mojang Jajaka, dijamin tidak akan menang”. Hasil pengumuman pun tiba, pemenangnya adalah Diana. Diana menang karena banyak membaca buku sehingga dapat menjawab semua pertanyaan dewan juri dengan tepat.

d. Hari itu aku kehujanan dan mobilku mogok tiba-tiba. Aku bertemu salah satu teman lamaku, lalu teman lamaku berteriak memanggilku. Aku kebingungan saat memandang wajahnya karena derasnya hujan menghalangi pandanganku. Aku ingat dia adalah Anton teman Sekolah Dasarku dulu. Setelah aku selesai menghubungi pihak bengkel Anton mengajak aku ke rumahnya, karena rumahnya tidak jauh dari tempat mobilku mogok. Lantas aku pikir mungkin tidak apa-apa aku menunggu di rumahnya sampai mobilku selesai dibetulkan. Aku terima tawarannya untuk menunggu di rumahnya sambil bercerita masa lalu. Saat di perjalanan dia berbicara “Rumahku biasa-biasa saja hanya untuk melindungi dari panas dan hujan”. Aku hanya tersenyum saja, kami pun sampai depan gerbang rumahnya. Ternyata rumahnya sangat besar dan mewah.

1. Kalimat langsung mengandung majas litotes
2. Kalimat langsung mengandung majas ironi
3. Kalimat langsung mengandung majas hiperbola
4. Kalimat langsung mengandung majas metafora
5. Kalimat langsung mengandung majas alegori.

4. Cermati paragraf di bawah ini!

Berbagai upaya pencegahan penularan virus oleh pemerintah dan masyarakat. Pemerintah menyiapkan bebagai protokol kesehatan yang telah diberlakukan di antaranya adalah menyediakan tempat cuci tangan di sekitar jalan yang sering ramai dikunjungi warga, membuat ruangan khusus penyemprotan disinfektan bagi warga yang baru saja datang dari luar kota. Untuk mengurangi aktivitas masyarakat, pemerintah telah memberikan banyak bantuan berupa uang dan bahan makanan. Upaya yang dilakukan oleh masyarakat, membuatan disinfektan rumahan menjadi salah satu cara bagi para ibu rumah tangga untuk digunakan di rumah dan di sekitar lingkungan. Anak-anak sekolah dasar pun diberi tugas dengan membuat sanitizer sendiri untuk mengisi tugas belajar di rumah. Sanitizer yang dibuat anak-anak lebih bernilai ekonomis. Keadaan yang mengharuskan semua orang melaksanakan menjaga jarak dan mengurangi aktivitas demi memotong rantai penularan covid-19.

Dampak virus corona mengakibatkan semua orang harus berhati- hati dan selalu menjaga kesehatan. Masyarakat harus pintar memilih tempat berbelanja yang bersih. Lebih banyak mengonsumsi makanan yang bergizi. Menghindari kerumunan dapat mengurangi risiko terinfeksi virus corona. Jika tidak terlalu penting, sebaiknya untuk saat ini lebih baik diam di rumah. Seluruh masyarakat harus siap meningkatkan segala upaya agar penyebaran virus corona ini bisa diberhentikan.

Simpulan yang tepat untuk teks tersebut adalah ….

5. Cermati teks rumpang di bawah ini!

Covid-19 atau coronavirus disease berawal … (a) Wuhan. Virus ini menyebar dengan cepat. Banyak orang terinfeksi, … (b) vaksin masih belum ditemukan. Untuk mengurangi penyebaran virus pemerintah memberlakukan aturan menjaga jarak fisik. … (c), mari kita melaksanakan anturan yang disarankan oleh pemerintah.

Konjungsi yang tepat untuk mengisi teks tersebut adalah…

Nah itu tadi sedikit gambaran pembahasan dari inti asesmen diagnostik kognitif sebagaimana tujuan untuk membantu kinerja Guru agar bisa lebih maksimal dalam memberikan materi yang akan dibahas pada fase tersebut. Terima kasih atas kunjungannya, silahkan uraikan pertanyaan kalian di kolom komentar.
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url