SEBUTKAN CONTOH TUMBUHAN DIKOTIL DAN MONOKOTIL

Sebutkan 50 atau 20 Contoh Tumbuhan Dikotil dan Monokotil - Secara sederhana, monokotil diartikan sebagai tumbuhan yang bagian bijinya tunggal atau mono atau tak berkeping. Adapun karakter yang paling kuat dari tanaman berkeping tunggal ini antara lain daun lembaga, akar yang berbentuk serabut, daun yang berselang seling, bagian tulang daunnya sejajar dan cenderung berbentuk layaknya pita serta masih banyak lagi lainnya. Di dalam sistem taksonomi, tumbuhan monokotil dilekatkan beberapa nama kelompok besar seperti Liliopsoda, liliidae, dan juga Monocotyledodeae. Pengelompokannya secara lengkap bisa dilihat sebagai berikut:
  • Monocotyledoneae dalam sistem de Candolle dan sistem Engler.
  • Monocotyledones dalam sistem Bentham & Hooker dan sistem Wettstein.
  • Kelas Liliopsida dalam sistem Takhtajan dan sistem Cronquist.
  • Anak kelas Liliidae dalam sistem Dahlgren dan sistem Thorne (1992).
  • Klad monocots dalam sistem APG dan sistem APG II.
Contoh Tumbuhan Monokotil

Pada dasarnya kita bisa menjumpai contoh tumbuhan monokotil di lingkungan sekitar kita. Sebab tumbuhan yang masuk ke dalam golongan ini memang dikenal sebagai tumbuhan yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Salah satu contoh tumbuhan monokotil adalah padi. Di Indonesia sendiri, padi merupakan makanan pokok yang begitu penting. Selain padi-padian atau Graminae, contoh tumbuhan monokotil lainnya adalah jagung, pinang-pinangan (Palmae), kelapa, pisang-pisangan (Musaceae), anggrek, bawang-bawangan (alliaceae) vanili, jahe, kunyit, dan masih banyak lagi lainnya. Tumbuhan monokotil dikategorikan sebagai kelompok tumbuhan yang sangat berguna karena hampir semuanya memiliki peranan baik itu sebagau sumber pangan, sumber bahan baku dalam berbagai industri, dekorasi, sumber energi nabati, zat pewarna, pakaian, perumahan dan masih banyak lagi lainnya.

Untuk contoh tumbuhan monokotil yang lebih lengkap, beserta dengan nama latinnya, sebagai berikut:
  1. Sawit (Elais Guinensis)
  2. Ketimunan (Timonius sericcus)
  3. Pisang (Musa paradisiaca)
  4. Kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis)
  5. Vanili (Vannili planifolia)
  6. Bawang merah (Allium ascolonicum)
  7. Srikaya (Annona squamosa)
  8. Kelapa (Cocos nucifera)
  9. Malaka (Phylantus emblica)
  10. Bunga Matahari (Helianthus annus)
  11. Ketimunan (Timonius sericcus)
  12. Salak (Salacca edulis)
  13. Enau (Arenga pinnata)
  14. Salak (Salacca edulis)
  15. Mengkudu (Morinda citrifolia
  16. Sawo (Manilkara kauki)
  17. Hangkang (Palaquium leiocarpum)
  18. Kemenyan (Styra sp)
  19. Enau (Arenga pinnata)
  20. Strwaberry (Fragaria daltoniana)
  21. Kurma (Phoenix dactylifera)
  22. Salak (Salacca zalacca)
  23. Buah Naga (Hylocereus undatus)
  24. Melon (Cucumis melo)
  25. Ceremai (Phyllanthus acidus)
  26. Kiwi (Actinidia deliciosa)
  27. Persik (Prunus persica)
  28. Siwalan (Borassus sp)
  29. Kedondong (Spondias dulcis)
  30. Anggur (Vitis vinivera)
  31. Bacang (Magnifera foetida)
  32. Nanas (Ananas comocus)
  33. Blueberry (Vaccinium corymbosum)
Tumbuhan dikotil setiap anggota tumbuhan berbunga, memiliki sepasang daun, dan dalam embrio benih. Ada sekitar 175.000 spesies tumbuhan dikotil yang dikenal dan tersebar. Sebagian besar tanaman kebun, semak dan pohon, dan tanaman berbunga berdaun lebar seperti magnolia, mawar, geranium, dan hollyhock adalah dikotil.

Dikotil biasanya memiliki bagian bunga (kelopak, benang sari, dan putik). Sebagian besar dadaunan berbentuk jaring, yang berati pembuluh yang mengalir air dan makanan menunjukan pola seperti jaring. Pada batang, pembuluh biasanya disusun dalam cincin kontinu dekat permukaan batang. Sekitar 50 persen dari semua spesies dikotil adalah kayu.

Mereka menunjukkan peningkatan tahunan dalam diameter batang sebagai akibat dari produksi jaringan baru oleh kambium. Lapisan sel yang tetap mampu membelah sepanjang kehidupan tanaman ini. Percabangan batang adalah hal biasa, seperti halnya akar tunggang. Pori-pori mikroskopis (stomate) pada permukaan daun biasanya tersebar dan berada dalam berbagai orientasi.

Contoh Tumbuhan dikotil :
  1. Karet (Hevea brasiliensis)
  2. Singkong/Ubi Kayu (Manihot utilissima)
  3. Jarak (Ricinus communis)
  4. Tumbuhan Kapas (Gossypium sp)
  5. Cabai Merah (Capsicum annum)
  6. Kentang (Solanum tuberosum)
  7. Putri Malu (Mimosa pudica)
  8. Bunga Dahlia (Dahlia sp)
  9. Tomat (Solanum lycopersicum)
  10. Jeruk (Citrus)
  11. Anggur (Vitis vinivera)
  12. Kacang Tanah (Arachis hypogaea)
  13. Ceremai (Phyllanthus acidus)
  14. Mangga (Mangifera indica)
  15. Puring (Codiaeum variegatum)
  16. Jambu Air (Syzygium aqueum)
  17. Kacang Kedelai (Glycine soja)
  18. Bunga Flamboyan (Delonix regia)
  19. Tembakau (Nicotiana tabacum)
  20. Cabai Rawit (C. frutescens)
  21. Bunga Seruni (Chrysanthemum)
  22. Jambu Biji (Psidium guajava)
  23. Kakao (Theobroma cacao)
  24. Pohon Mahoni (Swietenia mahagony jaca)
  25. Cengkeh (Syzygium aromaticum)
  26. Kamboja (Plameria acuminata)
  27. Johar (Senna siamea)
  28. Strawberry (Fragaria daltoniana)
  29. Srikaya (Annona squamosa)
  30. Ceremai (Phyllanthus acidus)
  31. Sawo (Manilkara zapota)
  32. Petai (Parkia speciosa)
  33. Melinjo (Gnetum gnemon)
  34. Buah Rambutan (Nephelium lappaceum)
  35. Terong (Solanum melongena)
  36. Bunga Matahari (Helianthus annuus)
  37. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
  38. Kacang Panjang (Vigna sinensis)
  39. Ranti/Leunca (Solanum nigrum)
  40. Takokak (Solanum torvum)
  41. Kecubung (Datura metei)
  42. Pohon Albasia (Albizia chinensis)
  43. Jarak Pagar (Jatropha curcas)
  44. Kacang Koro (Canavalia gladiata)
  45. Lamtoro/Petai Cina (Leucaena leucocephala)
  46. Saga (Adenanthera pavonina)
  47. Kamkuat (Citrus japonica
  48. Jambu Monyet (Anacardium occidentale)
  49. Bunga Seruni (Chrysanthemum indicum)
  50. Waru (Hibiscus tiliaceus
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url